Menurut laporan kantor berita ABNA mengutip Al-Masirah, Brigadir Jenderal Yahya Sari, juru bicara angkatan bersenjata Yaman, hari ini, Selasa, menyatakan: "Sebagai respons terhadap pelanggaran wilayah udara 'Saada' dan 'Hajjah' oleh drone musuh Saudi, kami menargetkan sasaran sensitif musuh ini di bandara 'Najran' dengan menggunakan drone; serangan ini akurat."
Juru bicara angkatan bersenjata Yaman mengenai hal ini melanjutkan: "Kami tegaskan kepada musuh Saudi bahwa setiap pelanggaran wilayah udara kami tidak akan dibiarkan tanpa tanggapan atau tanpa hukuman."
Komentar Anda